You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tinjau Tanah Abang, Kadis KUMKMP Petakan Permasalahan PKL
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

DKI akan Bangun Tempat untuk PKL Tanah Abang

Masalah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat hingga kini belum juga terselesaikan. Keberadaan PKL membuat kawasan pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu semakin terlihat semrawut dan kumuh.

Kami akan membeli lahan yang bersertifikat dan sesuai nilai jual obyek pajak. Rencana ini akan kami sampaikan ke Gubernur DKI

Untuk mengantasi hal itu, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta berencana membeli lahan kosong di kawasan Tanah Abang untuk menampung PKL yang berjualan di pinggir jalan dan trotoar tersebut.

"Kami akan membeli lahan yang bersertifikat dan sesuai nilai jual obyek pajak. Rencana ini akan kami sampaikan ke Gubernur DKI," kata Irwandi, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, saat meninjau kawasan Tanah Abang, Jumat (10/7).

Kadis KUMKMP DKI Siap Hadapi Preman dan PKL Nakal

Rencananya, kata Irwandi, di lahan yang dibeli tersebut akan dibangun tempat sehingga bisa menampung sejumlah PKL yang berjualan di trotoar dan bahu Jalan.

"Nanti bentuknya seperti hanggar. Semua PKL akan ditampung di sana, jadi sudah tidak ada lagi yang berjualan di pinggir Jalan," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2114 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1101 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1009 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1006 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri